....

maju jalan

Kamis, 30 Agustus 2012

Bukti Penanaman Kebaikan Di Pramuka

Mungkin Kita heran di sana sini sekarang gencar dan tak asing di kuping kita tentang anak anak pramuka yang sedang meramaikan publik dengan kebaikan kebaiknannya he he he he , ok langsung saja kali ini saya akan menyampaikan salah satu kegiatan rekan rekan pramuka yang ada di samarinda sudah mampu membagikan takjil untuk buka puasa yang sudah kita lampaui tapi sayangnya informasi ini baru saya ketahui ya mohon maaf , 

Di  dalam pramuka sebetulnya anak anak di didik di kenalakan tentang rasa cinta sesama ini adalah satu bentuk perwujudan dari DASA DHARMA Nomer 2 " CINTA ALAM DAN KASIH SAYANG SESAMA MANUSIA " selain kita cinta kepada alam  berarti cinta itu hanya menanam pula namun, merawat dan menjaga lingkungan itulah makna sebetulnya di dalam kalimat tersebut, dan cinta kita terhadapa sesama manusia itu lah yang terpenting saling membantu dan saling memberi tidak perlu memandang itu kaya atau miskin jelek atau pun tampan 

Pramuka memang di anggap oleh orang orang awam itu kegiatan yang bersifat menjenuhkan atau keras seperti Pelatihan Tentara yang di suruh Push up dll, melainkan perlu di luruskan bahwa pramuka itu adalah wadah pendidiikan yang membentuk karakter anak bangsa untuk mencari jati diri, bukan ajang untuk balas dendam atau kesempatan untuk menjatuhkan teman itu lah anggapan yang saah bagi saya, 

Mulai sekarang Mari kita bersama sama kita tunjukkan bahwa pramuka itu bukan tempat untuk maksiat, atau ajang kepentingan orang lain namun pramuak adalah ajang untuk pembentukkan karakter anak untuk amncari sosok jati diri yang pada dirinya :::::::;;;;; 

salah satu bukti bahwa materi yang saya sampaikan tapi benar benar sudah di laksakan dan di tanamkan, ini foto dari rekan rekan Gugus Depan 02.029 - 02.030 Tunas Kelapa Samarinda


Rabu, 22 Agustus 2012

Hijaukan Tanah Jenu Kembali

Bumi Memang sudah memprihatinkan karena damapak dari Globalisasi dengan adanya pemanasan global, daerah tuban juga termasuk daerah yang panas dan daerah industri sehinga cuacanya semakin panas akibat dampak dari pabrik dengan inisiatif warga dan pihak pemerintahan kecematan memiliki gagasan untuk penghijaun kembali agar mengurangi dampak pemanasan global, penghijaun tersebut di laksakan di perbatasan jenu bagian selatan yaitu tepatnya di desa Sekardadi. 

Penghijaun dilaksanakan pada tangal 18 November 2011. 

Dengan Kerjasama yang baik antara Warga setempat dan Pihak Kecamatan di bantu oleh Koramil Jenu dan anak anak dari DKR Kwarran Jenu menanam Pohon di pinggiran sungai yang ada di perbatasan Kecamatan Jenu. Penananam Sekitar kurang lebih 100 Bibit Pohon yang di tanam. 


Dibawah terik matahari yang panas tidak menyurutkan semangat mereka dengan perlahan lahan semua pohon selesai di tanam penanaman di mulai jam 08.00 WIB sampai sekitar selesai pada jam 11.00 WIB.   


Penanaman oleh anak anak pramuka betapa cintanya kepada lingkungan anak pramuka ikut andil dalam penghijuan yang di adakan oleh masyarakat sekitar

Gladi Tangguh DKR Kwarran Jenu

DKR Jenu mengadakan kegiatan Gladi Tangguh dalam rangka pemantapan lebih matang lagi untuk penggeladian anak anak dari DKR Kwarran Jenu yang di selenggakan pada tanggal 17 November 2011 bertempat di mangrove dengana alat seadaanya anak anak didikan Kwarran jenu di gembleng lebih matang lagi.
 
menurut salah satu pengurus Kwarran jenu " DKR adalah merupakan tangan kanan dari Kwarran sehingga dalam kegiatan apapun yang ada di Kwarran Jenu yang Berperan penuh dalam kegiatan Tersebut “  ungkap Kak Jamil

Dengan alat seadaanya anak anak di uji untuk bertahan hidup dan memahami tentang kehidupan. Dengan semangat anak anak di didik oleh kwarran yang bagian Bina muda. Kegiatan ini dilaksakan dua hari satu malam di karenakan waktunya bertepatan dengan keadaan peserta didik masih dalam keadaan sekolah sehingga di ambil hari biasa, dalam kegiatan tersebut juga di bekali materi dari PLKBH untuk memberikan materi secara mendalam lagi tentang kesehatan dan kenakalan remaja ada juga yang dari Kepolisian Sektor Jenu pun ikut memberikan materi tentang Narkoba secara mendalam lagi
Penyampaian Materi oleh Bapak Huda dari PLKB Jenu dengan suasana nyantai dan enak peserta didik dengan sungguh sungguh mendengarkan                     
Penyampain Materi dari POLSEK Jenu tentang Narkoba                    





Minggu, 29 Juli 2012

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan adalah bantuan pertama yang diberikan kepada orang yang cedera akibat kecelakaan sebelum ditangani oleh tenaga medis dengan sasaran menyelamatkan nyawa, menghindari cedera atau kondisi yang lebih parah dan mempercepat penyembuhan.
Seorang pemberi pertolongan pertama bertugas:
  • Memeriksa keadaan tanpa membahayakan diri sendiri, misalnya memeriksa apakah masih ada kabel listrik tegangan tinggi di sekitar korban, atau ada ceceran bahan kimia berbahaya dll.
  • Menenangkan korban dan melindunginya dari bahaya yang mungkin timbul
  • Jika perlu membawa korban kembali ke tempat tinggalnya atau ke tempat sarana medis terdekat.
Sikap tenang dan percaya diri selama menilai situasi dan melakukan perawatan medis yang diperlukan, akan menentramkan semua orang terutama korban dan membuat mereka yakin ia akan mampu mengatasi situasi.
Seorang pemberi P3K yang bijaksana tidak hanya tergantung dari barang-barang yang ada dalam perlengkapan P3Knya, tetapi ia akan berusaha untuk menggunakan barang apa saja yang ada di sekitarnya, dan apabila perlu ia akan membuatnya sendiri, misalnya tandu darurat, penyangga darurat dan lain-lain.
Hal-Hal Yang Perlu Dicermati
  • Urutan Kejadian; Bagaimana Kecelakaan Terjadi?, Tanyakan pada korban dan saksi mata.
  • Gejala; Dengar baik-baik segala ucapan korban, apakah ia merasa sakit? Lihat secara jelas, bagian tubuh mana yang mengalami pendarahan?Dapatkah digerakkan?
  • Tanda-Tanda; Periksa korban dari ujung kepala hingga kaki dengan cermat, bandingkan ke dua sisi badan korban. Adakah kejanggalan yang terlihat atau teraba? Apakah korban mengenakan tanda-tanda medis seperti gelang medis
  • Perkecil Resiko terjadinya kecelakaan susulan; misalnya terjadi kecelakaan lalu lintas, perkecil resiko terjadinya kebakaran dengan mematikan stater / kunci kontak, segera siagakan alat pemadam kebakaran. Peringatkan Kendaraan lain yang melewati tempat kejadian, seperti dengan memasang segitiga pengaman atau tunjuk beberapa orang untuk mengatur lalu lintas
  • Saksi Mata
Bila korban mendapat kecelakaan karena:
  • Berhubungan dengan Listrik
    Bila korban terkena sengatan listrik tegangan rendah, misalnya di ruang tamu, hentikan aliran listrik dengan mematikan sekering atau mencabut stop kontak. Bila hal ini sulit untuk dilakukan, berdirilah pada permukaan yang kering, misalnya gulungan kertas, keset karet dll, dan sentakkan anggota tubuh korban yang terkena aliran listrik tersebut dengan benda yang bukan menghantarkan arus listrik, misalnya tangkai sapu. Kemudian baru lakukan pertolongan pertama seperlunya. DILARANG MENYENTUHKAN KORBAN DENGAN BENDA BASAH, karena air merupakan penghantar listrik yang baik.
  • Berhubungan dengan Kendaraan Pengangkut Bahan Kimia
    Biasanya kendaraan pengangkut bahan kimia selalu memberikan tanda-tanda peringatan, misalnya apakah cairan yang dimuat mengandung zat beracun, zat mudah terbakar, zat korosif dll. untuk itu kita harus berhati-hati dalam menanganinya. Misalnya kita ragu-ragu untuk menolongnya, usaha paling bagus adalah dengan segera melaporkan kecelakaan tersebut dengan data-data yang ada.
  • Berhubungan dengan Binatang Buas atau Berbisa
    Sebelum kita melakukan pertolongan pertama, alangkah bijaksananya bila kita terlebih dahulu mengecek apakah binatang tersebut masih ada di tempat kejadian atau sudah pergi.
Memindahkan Korban
Kenyamanan dan kondisi cedera harus menjadi pertimbangan utama dalam memindahkan korban. Ada dua hal penting, yaitu:
  • Lebih baik pindahkan barang-barang yang bisa membahayakan korban, bila hal ini tidak mungkin untuk dilakukan, baru dilakukan usaha memindahkan korban.
  • Jangan memindahkan sendiri korban, bila ada orang lain yang dapat membantu.
Agar cedera korban tidak tambah parah, tunggu sampai orang yang ahli datang karena penanganan yang ceroboh dapat memperparah cedera. Misalnya tulang yang patah dapat merobek pembuluh darah dan menyebabkan pendarahan hebat. Pilihlah teknik yang sesuai dengan kondisi cedera, jumlah tenaga penolong, ukuran tubuh korban, dan rute yang akan dilewati.
Prinsip-Prinsip dalam mengangkat
  • Berdiri dengan kedua kaki sedikit merenggang.
  • Tegakkan punggung dan bengkokkan lutut.
  • Jaga keseimbangan tubuh
  • Gunakan tumpuan kaki (paha) untuk mengangkat
Peralatan P3K
  • Plester
  • Pembalut berperekat
  • Pembalut steril (besar, sedang dan kecil)
  • Perban gulung
  • Perban segitiga
  • Kain Kasa
  • Pinset
  • Gunting
  • Peniti, dll

Kamis, 14 Juni 2012

PENGURUS KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA JAWA TIMUR Masa Bakti 2011-2015

PENGURUS KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA JAWA TIMUR
 Masa Bakti 2011-2015
 Ketua :
Drs. H SAIFULLAH YUSUF
 Ketua Harian :
 DR. H. RASIYO, M.Si
  Wakil Ketua :
  •  Bidang Pembinaan Anggota Muda dan Satuan Karya               : Ir. H. SINGGIH SETYO SAYOGO, MM
  •  Bidang Manajemen dan Koordinasi Wilayah                            : Drs. AR PURMADI
  •  Bidang Sumberdaya Keuangan dan Hubungan Antar Lembaga : DR. H. AKHMAD SUKARDI, MM
  •  Bidang Pembinaan Anggota Dewasa                                        : Drs. BAMBANG, S.W.
  •  Bidang Humas, Abdimas dan Kemitraan                                   : DR. BUDI RAHAYU, M.Ph
  •  Bidang Pembinaan Gugusdepan                                              : Prof. KH. M. ZAKI

  •  Sekretaris                                                                   : Drs Sunyoto Hadi Prayitno
  •  Wakil Sekretaris I                                                        : Dra. Tetty Rachmi Wulan, SH.
  •  Wakil Sekretaris II                                                       : Drs. H. Dhimam Abror Djuraid

ANDALAN DAERAH         
 Komisi Manajemen dan Koordinasi Wilayah
  1. Urusan Organisasi dan Hukum                                       : Muchamad Taufik, SH, MH
  2. Urusan Penelitian                                                          : DR. Budi Prasetyo
  3. Urusan Perencanaan & Pengembangan                          : DR. Ir. Zainal Abidin, MM
  4. Urusan Korwil I                                                              : Sukadi, S.Pd
  5. Urusan Korwil II                                                             : Drs. H. Maki Ali, MM
  6. Urusan Korwil III                                                            : Drs. H. Suwandi, MM
  7. Urusan Korwil IV                                                            : H. MG. Hadi Sucipto, SH, M.Si.
  8. Ex. Officio                                                                      : Ketua Puslitbang Daerah
 Komisi Sumberdaya Keuangan dan Hubungan Antar Instansi
  1. Urusan Sarana & Prasarana                                         : DR. Edy Purwinarto, M.Si
  2. Urusan Keuangan                                                        : Drs. Supratomo, M.Si
  3. Urusan Usaha Dana                                                     : H.M.T. Junaedy, MH
  4. Urusan Kewirausahaan                                                : Drs. Ec. Arief Sutjahyo, Ak
  5. Urusan Hubungan Antar Lembaga                                : Drs. Slamet Supriono, M.Si
 Komisi Pembinaan Anggota Muda & Satuan Karya
  1. Urusan Anggota Muda Putera                                       : Drs. H. Ec. Hariadi Purwantoro, MM
  2. Urusan Anggota Muda Puteri                                        : Hj. Alfini, S.Pd, M.Pd
  3. Urusan Satuan Karya Putera                                        : Drs. Boedi Oetomo
  4. Urusan Satuan Karya Puteri                                         : Dra. Puji Lestari, Apt, M.Si
  5. Urusan Pramuka Luar Biasa                                         : Amin Fauzi, S.Pd, M.Pd
  6. Ex. Officio                                                                   : Ketua Dewan Kerja Daerah
 Komisi Pembinaan Anggota Dewasa
  1. Urusan Anggota Dewasa Putera                                    : Drs. Purbo Santoso, MT
  2. Urusan Anggota Dewasa Puteri                                     : Dra. Nurhayati, M.Pd
  3. Urusan Pendidikan dan Latihan                                     : DR. Suyatno, M.Pd
  4. Urusan Pembinaan Rohani                                            : Drs. Hizbul Wathon, MM
  5. Ex. Officio                                                                    : Ketua Pusdiklat Daerah
  6. Ex. Officio                                                                    : Wakil Ketua Dewan Kerja Daerah
 Komisi Humas, Abdimas dan Kemitraan
  1. Urusan Humas                                                             : Zainudin Ghozali
  2. Urusan Teknologi Informasi                                           : Anom Surahno, SH, M.Si
  3. Urusan Kemitraan dan Kerjasama                                 : Drs. Didiek Dwiyanto, MM
  4. Urusan Pramuka PeduliAdie                                         : Kurniawan, SE
  5. Urusan Pengabdian Masyarakat                                    : Dra. Roestiningsih, MM
 Komisi Pembinaan Gugusdepan
  1. Urusan Gudep Satuan Putera                                        : Drs. Ec. Yudistira Tjandara Wijaya
  2. Urusan Gudep Satuan Puteri                                         : Dyan Puspito Rini, S. Sos
  3. Urusan Gudep Komunitas Putera                                   : Indawan Setyohadi, S.Pd, MM
  4. Urusan Gudep Komunitas Puteri                                    : Lilies Handayani, SH


Selasa, 12 Juni 2012

Cara Cepat Hafal Simaphore dan Sejarahnya


Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan 2 bendera, dimana masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Sedangkan warna yang sering dipergunakan adalah merah dan kuning dengan warna merah selalu berada dekat tangkainya atau merah berada di atas.
Mengirim berita dan menerima berita dengan semaphore hanya dapat dilakukan pada jarak ± 200 meter atau sejauh yang dapat di lihat oleh mata. Usahakan untuk mengirim atau menerima berita, kita berada di tempat yang terang dan jelas, jangan terlindung oleh sesuatu yang menggangu pemandangan mata.
Untuk si Penerima berita, sebaiknya dilakukan oleh dua orang, satu memberi isyarat dan satu lagi membacakan isyarat yang diberikan.
Demikian juga untuk penerima berita, dilakukan oleh dua orang, satu menterjemahkan makna pengiriman berita dan satu lagi menulisnya.
Sikap pengirim dan penerima adalah seperti sedang “ istirahat di tempat” yaitu dimana lebar kaki berjarak ± sejajar dengan bahu.
Demikian juga dengan tangkai semaphore seolah-olah tangkai semaphore itu adalah sambungan dari tangan kita.
Okey sekarang kita menginjak ke materi semaphore rumus semaphore yang asli itu kemungkinan sulit untuk yang baru mengenal apa itu semaphore yak kan ???? hahaha .  . . di hafalkan sehingga membutuhkan rumus yang lebih mudah untuk di ingat dan di hafal.
ini rumus asli dari Semaphore




















Sekarang ada Beberapa rumus yang bisa di gunakan untuk mempermudah Rumus Semaphore yang ada di atas
RUMUS PERTAMA
Rumus Dasar A B C D E F
Kunci A Berisi H I K L M N
Kunci B Berisi O P Q R S
Kunci C Berisi T U Y
Kunci D Berisi J V
Kunci E Berisi  W X
Kunci F Berisi Z
Lebih jelasnya bisa dilihat gambar di bawah ini
Demikian semoga bermanfaat Bagi semuanya insyaallah akan kami beri rumus yang menggunakan nomer tapi intinya sama saja Cuma kunci dasarnya menggunakan nomer. GOOD LUCK !!!!

Semaphore dalam Pramuka

Sejarah
Semaphore merupakan salah satu bentuk isyarat menggunakan bendera yang lazim digunakan ketika perang sipil di Amerika Serikat. Ketika itu bendera yang digunakan berwarna putih dan oranye serta hanya terdiri dari satu bendera saja. Orang yang ditugaskan melakukan isyarat bendera ini biasanya berdiri di sebuah tempat yang tinggi atau di lantai yang tingginya sekitar 2-3 meter dari permukaan tanah semaphore
Semaphore Modern
Semaphore kini menggunakan dua bendera yang berbentuk persegi, yang akan digunakan oleh pengirim sinyal untuk melakukan posisi-posisi yang bisa diterjemahkan menjadi huruf dan angka. Sebenarnya warna bendera tergantung asal pesan itu dikirimkan, jika dikirimkan dari laut, maka benderanya berwarna merah dan oranye, jika dikirimkan dari darat maka bendera akan berwarna biru dan putih. Di Indonesia bendera yang biasa digunakan dalam kegiatan kepramukaan berwarna merah dan oranye. Namun sebenarnya warna bendera itu sendiri tidaklah terlalu penting, itu hanya merupakan pertanda agar pesan lebih mudah ditangkap.
Penggunaan Semaphore dalam Pramuka
Di Indonesia, semaphore biasa diterapkan sebagai salah satu keahlian yang harus dimiliki dalam kegiatan pramuka[1]. Biasanya kegiatan semaphore ini diajarkan sejak dalam level pramuka siaga dan merupakan keterampilan yang dipraktekan pada acara perkemahan. Namun seiring dengan semakin redupnya kegiatan pramuka di Indonesia, maka keterampilan semaphore ini pun semakin jarang dikenal orang.[2]
Karakter
Berikut ini adalah simbol-simbol dalam semaphore yang diartikan menjadi huruf dan angka.
Untuk membuat sandi angka, sebelum memulai sandi maka harus diawali dengan sandi “Nomor” dan jika ingin kembali membuat sandi huruf maka harus membuat sinyal “J” Beberapa sandi lainnya yang biasa digunakan dalam semaphore adalah;
  1. U-R : berita siap dimulai
  2. K : siap menerima berita
  3. E (8 kali) : error / ada kesalahan
  4. I-N-I : ulangi
  5. A-R : berita selesai
  6. R : dapat menerima dengan baik
  7. A-S : tunggu
  8. M-K : geser kanan
  9. M-L : geser kiri.[4]
Semaphore sebagai Sinyal Rel Kereta Api
Contoh penggunaan lainnya adalah pada sinyal kereta api. Semaphore ini merupakan bentuk sinyal kereta api pertama. Sinyal Semaphore diperagakan oleh sebuah tiang yang memiliki lengan yang bisa memutar dan akan menunjukan sinyal kepada masinis. Sinyal ini dipatenkan oleh Joseph James Stevens dan hingga saat ini telah menjadi sinyal mekanis yang paling sering digunakan di berbagai negara.
Sejarah
Semaphore sebagai sinyal kereta api pertama kali diterapkan oleh Charles Hutton Gregory pada jalur rel yang menghubungkan London dan Croydon (sekarang bernama jalur kereta London Brighton dan South Coast) di New Cross, London tenggara, pada tahun 1842. Akhirnya sinyal ini digunakan di sepanjang rel kereta di area tenggara[5]. Ide ini dikemukakan oleh John Urpeth Rastick kepada Gregory. Akhirnya sinyal semaphore ini digunakan di seluruh rel kereta api di Inggris pada tahun 1870. Lalu diadaptasi oleh Amerika Serikat pada tahun 1908[6].
Bentuk
Komponen
Lengan semaphore terdiri dari dua bagian yaitu; bagian pertama yang terdiri dari kayu atau besi dimana mempunyai poros di berbagai titik dan sebuah bingkai yang menyangga lensa berwarna berbentuk lingkaran, yang akan menyala sebagai bagian penggunaan sinyal. Kedua bagian tersebut akan dikombinasikan ke dalam satu rangkaian.
Penggunaan lensa ini akan dikombinasikan dengan lampu pijar atau lampu minyak agar bisa menyala. Namun pada masa sekarang lampu yang digunakan sudah menggunakan lampu listrik.
Bahan-bahan yang biasanya digunakan dalam membuat pos sinyal untuk sinyal semaphore adalah kayu, pipa baja, kisi baja dan beton. Rel kereta api di Tenggara Inggris biasanya juga terbuat dari rel yang sudah tua atau tidak terpakai lagi.
Sinyal Dua Posisi dan Tiga Posisi
Sinyal semaphore pertama memiliki lengan yang bisa menunjuk ke tiga posisi. Jika lengan membentuk horizontal berarti “bahaya”, jika condong sejauh 45 derajat berarti “perhatian” dan jika membentuk vertikal maka berarti “bersih”. Yang berarti jalur rel bersih dari kereta lain dan aman untuk dilewati. Namun akhirnya tiga posisi ini digantikan hanya dengan dua posisi, yaitu jika lengan condong 45 derajat maka berarti “perhatian” dan jika dalam posisi vertikal berarti “bersih”. Dan penggantian ini pun diterapkan di seluruh Inggris.
Warna dan Bentuk Lengan
Merah digunakan sebagai warna terbaik untuk lengan semaphore karena mencolok dan kontras dengan latar belakang sekitarnya. Biasanya agar semakin mudah terlihat, akan ditambahkan tanda-tanda dengan warna lain yang kontras seperti garis atau titik. Bagian belakang lengan biasanya berwarna putih dengan tanda hitam. Jika ternyata latar belakang yang ada juga dapat mengaburkan warna lengan, maka biasanya akan ditambahkan papan (biasanya berwarna putih) untuk makin membuat lengan kontras dan mencolok.
Pada tahun 1872, lengan pada semua sinyal masih berwarna merah. Baru pada tahun 1920, perusahaan kereta api Inggris mewarnai sinyal jarak menjadi warna kuning sementara sinyal berhenti tetap berwarna merah. Yang terus digunakan hingga saat ini adalah merah sebagai tanda berhenti, kuning sebagai sinyal jarak dan sinyal hijau jika lengan dalam keadaan mati atau “off”. Tapi walau begitu penggunaan warna lainnya masih terjadi di negara-negara lain.
Cara Kerja
Sinyal semaphore dioperasikan oleh motor listrik atau hidraulik. Hal tersebut membuat sinyal tersebut dapat dikendalikan dari jarak jauh, atau sinyal tersebut dapat bergerak secara otomatis. Sinyal semaphore juga dibuat dengan antisipasi sedemikian rupa hingga jika tenaga listrik yang mendukung sinyal tersebut mati atau rusak, maka lengan sinyal akan bergerak mengikuti gravitasi ke posisi horizontal.
Penggunaan Semaphore Lainnya
Selain untuk kegiatan pramuka, sinyal rel kereta api, semaphore juga digunakan untuk berkomunikasi di pegunungan, dimana komunikasi oral atau elektronik susah untuk dilakukan dan tidak memungkinkan. Kegiatan ini biasa dilakukan oleh Royal Canadian Mounted Police yang biasa menggunakan tangan sebagai pengganti bendera. Penggunaan semaphore ini juga diterapkan dalam patroli pantai, seperti Ocean City Maryland Beach Patrol, sebagai alat komunikasi antar penjaga pantai[7].
Trivia
Huruf yang dapat dibentuk oleh bendera semaphore juga memiliki segi artistik dalam motif yang digunakan. Salah satu contohnya adalah dalam bendera yang digunakan oleh The Campaign for Nuclear Disarmament, yang menggunakan simbol damai atau peace, pada tahun 1958. Simbol tersebut ternyata merupakan kombinasi huruf N dan D, yang berarti Nuclear Disarmament yang dikelilingi oleh lingkaran. Contoh lainnya adalah album cover dari grup band The Beatles pada tahun 1965 yang albumnya berjudul HELP. Pada album cover tersebut tampak empat personel The Beatles sedang mengeja kata ‘‘HELP’’ dengan sandi semaphore lewat tangan mereka. Namun sayang sekali album cover ini dianggap tidak menarik dari segi estetik, sehingga untuk penjualan, album cover tersebut diperbaiki sehingga lebih estetik dan menarik, walaupun posisi tangan keempat anggota The Beatles menjadi tidak memiliki arti[8].